12 Tips Mencegah Penyakit Liver [Penyebab & Pengobatannya]

Sangat giat beraktifitas terkadang tanpa sadar sudah membuat liver (hati) bekerja terlalu keras, yang melebihi kapasitas kinerja dari yang seharusnya.

Liver (hati) adalah organ yang memiliki fungsi paling penting, yaitu untuk membuang racun dari dalam tubuh, membentuk antibodi tubuh untuk pertahanan dari serangan penyakit, tubuh, dan membantu proses metabolisme tubuh.

Untuk itu, sangatlah penting menjaga kesehatan hati. Termasuk menjaga kesehatan hati yaitu mengetahui penyebab, gejala-gejala dan cara mencegah penyakit liver.

Organ hati juga berfungsi untuk membantu proses pencernaan makanan. Sehingga, saat organ hati mengalami masalah, mengakibatkan sistem pencernaan serta fungsi membersihkan racun tidak bekerja optimal.

Ada cukup banyak hal yang dapat menjadi penyebab penyakit liver, hal-hal yang berkembang di masyarakat memunculkan mitos, beberapa mitos tidak sepenuhnya salah, hanya perlu diluruskan agar lebih jelas.

Penyakit liver

Beberapa anggapan yang berkembang di masyarakat yaitu:
1. Kurangnya istirahat, penyebab ini tidak sepenuhnya tepat. Keadaan tubuh yang kurang istirahat memang tidak baik, tetapi hal ini tidak langsung menyebabkan penyakit liver. Hanya saja, kurang istirahat menyebabkan tubuh tidak fit, yang meningkatkan risiko terkena penyakit. 

2. Konsumsi obat yang terlalu banyak dan lama, hal ini benar, dengan syarat jika mengkonsumsi obat di luar anjuran dokter, yang menyebabkan resiko mengkonsumsi obat yang salah, obat terlalu keras, ataupun jumlah dan jangka waktunya konsumsi obat yang melebihi batas yang diperbolehkan. 

3. Mengkonsumsi parasetamol, hal ini juga ada benarnya, keseringan konsumsi parasetamol pada dasarnya tidak menjadi penyebab penyakit liver, tetapi jika konsumsi jumlah yang besar (berlebihan) dalam sehari, bisa menyebabkan penyakit liver.

Penyebab penyakit liver

1. Terjadinya infeksi
Infeksi menjadi penyebab utama dari penyakit liver. Virus yang menjangkiti menyebabkan penyakit liver. Virus hepatitis terbagi 5 jenis yaitu Hepatitis A, B, C, D dan E.

Hepatitis A adalah jenis virus yang penularannya didapatkan melalui makanan. Sehingga mencegahnya dengan cara menghindari mengkonsumsi makanan di yang tidak bersih dan tidak sehat. Virus ini juga menjadi penyebab penyakit kuning.

Adapun Hepatitis B dan C menginfeksi tubuh manusia melalui darah ataupun cairan tubuh. Resiko tinggi virus menjangkiti tubuh karena aktivitas penggunaan obat terlarang menggunakan jarum suntik, perilaku buruk seksual, yang menyebabkan tingginya tingkat penularan virus jenis ini.

Infeksi virus Hepatitis B atau C yang sulit ditangani, jika kondisi penyakit liver sudah masuk stadium akhir.

2. Kebiasaan buruk mengkonsumsi alkohol
Kebiasaan konsumsi alkohol menyebabkan hati menjadi berlemak, yang terkena resiko tinggi tubuh terkena penyakit liver tingkat akut.

Masalah ini masih jarang terjadi di Indonesia, karena kesadaran yang baik dari masyarakat di Indonesia, yang kebiasaan mengkonsumsi alkohol di Indonesia sangat rendah.

Sehingga jarang penduduk Indonesia yang terkena penyakit liver karena konsumsi alkohol.


3. Kelainan sistem kekebalan tubuh
Seseorang juga dapat terkena penyakit liver karena terjadinya kelainan pada sistem kekebalan tubuh, akibat sistem kekebalan tubuh yang lemah, kondisi seperti ini bisa meningkatkan resiko terkena penyakit liver.

4. Faktor keturunan atau genetika
Untuk masalah ini terjadinya karena penyakit hati bisa menular melalui aliran darah, Penyakit liver dapat menjangkiti seseorang karena faktor keturunan, dimana adanya gen abnormal yang berasal dari salah satu orang tua, sehingga meningkatkan resiko penyakit hati. 

Beberapa penyakit hati yang terjadi dari sebab keturunan yaitu: hemochromatosis, hyperoxaluria dan oxalosis, dan penyakit wilson

5. Batu empedu
Batu empedu yang tertimbun di dalam kantung empedu memberikan resiko penyakit kuning, kondisi itu mengakibatkan terjadinya sumbatan pada saluran pengeluaran empedu, yang akhirnya empedu sulit bahkan tidak bisa untuk dibuang melalui usus.

Kemudian, cairan empedu itu bisa naik ke liver, sehingga menyebabkan kerusakan pada organ hati.

Empedu yang tidak bisa atau sulit dibuang mengakibatkan kulit menjadi berwarna kuning. Untuk menghadapi masalah ini, perlu secepatnya berkonsultasi ke ahli kesehatan atau dokter.

6. Penyakit Liver Karena Kanker
Kanker dapat menjadi sebab rusaknya organ hati atau liver, keganasan penyakit kanker ini mengakibatkan menurunnya fungsi hati, yang secara umum beresiko membahayakan seluruh anggota tubuh. 

Beberapa jenis penyakit liver yang terjadinya karena dipicu penyakit kanker yaitu: kanker hati, kanker saluran empedu dan hati adenoma.

7. Karena pola hidup yang tidak sehat
Kebiasaan yang membuat seseorang sangat mudah terkena penyakit liver, yaitu kebiasaan yang buruk, yang WAJIB dihindari, seperti merokok, minum alkohol, minum minuman keras, mengonsumsi makanan tidak sehat (utamanya seperti junk food & fast food)...

...konsumsi makanan berminyak berlebihan (seperti gorengan), mengkonsumsi kandungan lemak yang berlebihan, sering begadang hanya untuk melakukan hal yang tidak penting, dan minum-minuman bersoda.

Gejala awal (ciri-ciri) penyakit liver:
  1. Perut cenderung berubah menjadi lebih buncit, hal ini karena tejadinya pembengkakan di tulang rusuk bagian kanan bawah.
  2. Sering nyeri pada area perut, bahkan terkadang sampai bengkak
  3. Tubuh terlalu mudah dan lelah (yang tidak wajar)
  4. Timbul rasa mual dan muntah
  5. Terjadi perubahan warna kulit dan mata menjadi warna agak kekuning-kuningan. Inilah yang sering disebut oleh masyarakat sebagai penyakit kuning
  6. Air seni berubah warna menjadi kuning gelap
  7. Terjadi perubahan pada bentuk kuku menjadi lebih melengkung dan mengalami keputihan
  8. Menurunnya nafsu makan karena berat badan yang menurun
  9. Sering mengalami mimisan
  10. Tubuh mudah memar (karena kekurangan zat protein)
  11. Terlalu sering buang air kecil.
  12. Tubuh mudah merasa dahaga.
  13. Bau pada mulut
  14. Bau badan yang tidak sedap.
  15. Mengalami anemia
  16. Kulit dan mata cenderung berwarna kekuningan 
  17. Terjadinya nyeri pada organ perut, bahkan mengalami pembengkakan 
  18. Terjadinya pembengkakan pada bagian kaki, terkadang pada pergelangan kaki 
  19. Kulit yang terasa sering gatal 
  20. Warna tinja yang pucat, bahkan terkadang bisa disertai dengan darah 

Pengobatan penyakit liver

Usaha untuk mengatasi penyakit liver sangatlah penting Hal mengerikan dari penyakit liver yaitu terjadinya sirosis atau yang sering disebut dengan pengerasan liver, karena terjadinya masalah komplikasi, demikian juga masalah kanker liver yang tidak kala bahayanya.

Untuk mengatasi penyakit liver tergantung dari penyebabnya, apabila penyakit liver yang terjadi karena infeksi bisa diatasi dengan menggunakan obat-obatan anti-virus.

Adapun untuk penyakit liver karena kebiasaan buruk mengkonsumsi alkohol yaitu dengan menghentikan konsumsi alkohol, itu yang paling penting, sembari melakukan konsultasi ke ahlinya.

Adapun jika sudah sampai tahap batu empedu, maka penting untuk berkonsultasi ke dokter, sehingga mendapatkan penanganan yang tepat.

Untuk menjaga kesehatan organ hari atau liver ini tidaklah rumit, dimana kita hanya perlu mengkonsumsi makanan yang sehat, yang juga rendah lemak, kemudian hindari minum alkohol dan merokok.

loading...

Pengobatan dengan cara tradisional menggunakan tanaman-tanaman, yang masih sangat dipercaya oleh masyarakat, yaitu:

1. Menggunakan temulawak
Temulawak banyak dipercaya masyarakat untuk mengobati penyakit liver secara ampuh. Kandungan di dalam temu lawak dinilai brmanfaat untuk memperkuat sel-sel liver dan menjaga daya tahan tubuh.

Kandungan curcumin di dalam temulawa, membuatnya mampu mencegah terjadinya peradangan dan anti hepatotoksik, yang sangat penting dalam menjaga kesehatan hati.

2. Dengan daun sambiloto

daun sambiloto

Dengan kandungan zat andrographolid di dalamnya, memang akan memberikan rasa pahit ketika mengkonsumsi pada daun sambiloto.

Tetapi memiliki manfaat yang penting, fungsi zat andrographolid ini untuk menghancurkan inti sel tumor, dan menjaga kemampuan daya tahan tubuh.

3. Dengan kunyit
Fungsi tanaman kunyit yang sudah sangat dikenal yiatu mengatasi peradangan dan pembengkakan. Kunyit memiliki kandungan kurkimin yang berkhasiat untuk menyembuhkan penyakit liver.

4. Buah Malaka untuk kesehatan liver
Buah malaka berkhasiat membantu mengobati penyakit liver pada anak dan orang dewasa. Selain itu memiliki beberapa manfaat lainnya yaitu untuk kesehatan mata, mencegah katarak atau rabun, membantu penyerapan kalsium pada tubuh sehingga untuk memperkuat tulang dan gigi, mengobati diabetes, dan membersihkan ginjal.

Kandungan Vitamin C dan anti oksidan yang tinggi di dalam buah malaka berkhasiat untuk menghambat pertumbuhan sel-sel kanker yang bernama sel karsinogenik, dan mengatasi radikal bebas yang menyerang organ hati.

Rajin mengkonsumsinya memberikan manfaat untuk kesehatan liver (hati). Kandungan seratnya yang tinggi berkhasiat memperlancar pencernaan dan untuk membersihkan usus. Cara mengolah buah malaka untuk penyakit liver sirosis:

Pertama-tama cuci beberapa buah malaka dan keluarkan bijinya, lalu masukkan ke dalam blender.

Tambahkan 1 sendok teh madu agar lebih nikmat, dan menghilangkan rasa asam dan getirnya. Setelah itu Kamu tinggal mengkonsumsi jus buah ini, disarankan 4-7 kali dalam seminggu.

Pencegahan penyakit liver

1. Batasi asupan cairan sodium
Cairan sodium yang berlebihan dikonsumsi berakibat meningkatkan resistensi cairan, yang memberikan resiko pembengkakan.

Sodium sebenarnya merupakan mineral yang diperlukan untuk menjaga tekanan darah dan keseimbangan cairan normal didalam tubuh, dan transmisi impuls saraf.

Membatasi asupan sodium, maka perlu membiasakan diri membaca label makanan untuk memeriksa tingkat sodium per porsi, memilih pilihan makanan dengan kandungan sodium rendah.

Beberapa jenis makanan yang tinggi kandungan sodium, yang perlu dibatasi konsumsinya yaitu garam, sup sayuran dalam kaleng, daging olahan, bumbu tertentu, keju dan jens-jenis makanan ringan.

Saat kondisi liver mengalami masalah, menyebabkan sistesis protein menurun di dalam hati, mengakibatkan kemampuan darah untuk mempertahankan cairan akan menurun.

Saat mengalami kerusakan hati, kemungkinan dokter akan meminta untuk mengurangi asupan natrium agar tidak lebih dari 1.500 mg dalam sehari.


2. Konsumsi bawang putih
Bawang putih merupakan rempah dapur dengan banyak manfaat kesehatan, salah satunya mengaktifkan enzim di dalam hati, guna membantu tubuh mengeluarkan racun.

Bawang putih juga mengandung senyawa selenium dan allicin yang berkhasiat untuk membantu pembersihan organ hati. Untuk itu, sertakan bawang putih di dalam makanan yang Anda konsumsi 

3. Jeruk bali
Jeruk bali punya kadar antioksidan dan vitamin C yang tinggi, yang sangat penting untuk mencegah penyakit liver,  kandungan senyawa di dalam jeruk bali lainnya berkhasiat membersihkan hati secara alami.

Mengonsumsi segelas air jeruk bali sudah dapat bermanfaat untuk meningkatkan jumlah produksi enzim detoksifikasi, yang dengan begitu proses pengeluaran racun serta karsinogen akan semakin meningkat.

4. Wortel
Wortel mengandung senyawa beta-karoten serta flavonoid yang bermanfaat untuk membantu tubuh dalam merangsang dan meningkatkan fungsi organ liver (hati).

5. Teh hijau
Teh hijau juga sangat bermanfaat untuk kesehatan organ hati, kandungan antioksidan berupa catechin berguna untuk untuk membantu kinerja organ hati. Manfaat teh hijau yang paling populer adalah baik untuk usaha diet tubuh.

6. Sayuran hijau
Sayuran berdaun hijau mampu menjaga kesehatan liver dari berbagai penyakit. Hal itu kandungan klorofil yang tinggi di dalam sayuran yang berfungsi untuk menghisap racun di dalam aliran darah.

Sayuran hijau juga berkhasiat untuk menetralisir logam berat di dalam tubuh, pestisida dan bahan kimia berbahaya lainnya, yang membuat fungsi organ hati akan semakin kuat.

7. Selalu menjaga kebersihan tubuh dan kebersihan di lingkungan sekitar.

8. Penting menjaga keseimbangan asupan nutrisi, vitamin dan mineral.

9. Hindari penggunaan obat-obatan terlarang yang memicu penyakit liver

10. Hati-hati dalam penggunaan peralatan pribadi seperti gunting kuku, alat cukur, dll. Karena dikhawatirkan menjadi media rentan menyebarkan virus dan bakteri.

11. Pastikan air minum yang dikonsumsi terjaga kebersihan dan kualitasnya.

12. Konsumsi jenis makanan yang bermanfaat untuk menjaga kesehatan organ hati, dan agar fungsi organ hati tetap baik, (menurut Globalhealingcenter.com) seperti buah apel yang tinggi kandungan pektin, yang membersihkan dan melepaskan racun dari saluran pencernaan.

Biji-bijian seperti seperti quinoa, millet, dan gandum, yang mengandung gluten. Lemon dan Limes
mengandung tinggi vitamin C, berkhasiat untuk membuat racun mudah dibuang dari dalam tubuh, dan merangsang fungsi organ hati.

Kenari tinggi asam amino arginin, yang membantu hati dalam mendetoksifikasi amonia. Kandungan glutathione yang tinggi dan omega-3 asam lemak, bermanfaat untuk membantu proses pembersihan hati. Pastikan Anda mengunyah dengan baik kacang (sampai mereka cair) sebelum menelan.

Kubis seperti brokoli dan kembang kol yang manfaatnya membantu merangsang dua enzim hati untuk detoksifikasi tubuh. Kunyit juga membantu meningkatkan detoksifikasi hati.

Bawang putih mengaktifkan enzim hati untuk menghancurkan racun di dalam tubuh, senyawa alami allicin dan selenium membantu dalam pembersihan hati.

Beets dan wortel tinggi kandungan flavonoid dan beta-karoten yang membantu merangsang dan meningkatkan fungsi hati secara keseluruhan.

Teh hijau penuh dengan antioksidan berupa snyawa catechin yang membantu fungsi hati dan meningkatkan diet secara keseluruhan.


Mohon Share:


Tips Aktifitas Sehari-hari

Tips Pendidikan dan Kesehatan Anak

Tips Makanan dan Minuman

Penyakit dan Gangguan