Cara Benar Memilih Sikat Gigi Yang Baik

Sebuah pertanyaan yang layangkan oleh seorang Ibu bernama Nanik di Bekasi, kepada Prof Dr Zubairi Djoerban, SpPD-KHOM yang merupakan Konsultan Hematologi-Onkologi Medik FKUI/RSCM. 

Pertanyaannya adalah tentang cara memilih sikat gigi  yang baik... 

Sang Ibu yang bertanya mengatakan bahwa sekarang  ini ada banyak sekali jenis yang ditawarkan, yang menjadi masalah adalah justru menjadi bingung untuk memilih pasta gigi yang terbaik.

Cara Memilih Sikat Gigi Yang Baik
Gambar: Sikat gigi

Pada pertanyaan kedua, dia bertanya apakah perlu dibedakan penggunaan pasta gigi untuk orang dewasa dan anaknya yang berumur 10 tahun. 

Maka dijawab oleh Prof Dr Zubairi Djoerban, SpPD-KHOM bahwa gigi dan rongga mulut sangat perlu untuk mendapat kan perawatan serius...

Hal itu karena gigi yang berlubang dapat menjadi tempat masuk kuman ke dalam peredaran darah, sehingga dapat menimbulkan penyakit berbahaya, salah satunya seperti penyakit jantung.

Saat ini banyak orang yang tidak mempedulikan perawatannya, dan bahkan menganggap wajar jika ada gigi yang bolong atau tanggal. Padahal gigi tidak akan tanggal jika terkena penyakit gigi atau gusi.

“Yang ditanyakan Ibu Nanik termasuk kompetensinya dokter gigi karena itu saya konsultasikan kepada kolega dokter gigi, dan berikut sarannya...”

Kemudian dia melanjutkan, bahwa pada prinsipnya sikat gigi yang baik adalah sikat gigi yang dapat menjangkau semua permukaan  gigi, akan tetapi tidak melukai gusi saat dipakai. 

Sehingga pilih bulu sikat gigi yang harus terbuat dari bahan yang cukup lembut, dan memiliki ujung yang meruncing sehingga dapat dengan mudah menjangkau gigi-gigi yang sebelah dalam.

Kemudian yang diperhatikan adalah penyimpanannya... Sikat gigi sebaiknya disimpan di wadah yang bersih dan tidak terkena serangga. 

Jangan menyimpannya berdesak-desakkan dengan sikat gigi yang lainnya, karena hal itu dapat menyebabkan menempel pada sikat gigi lain yang tidak bersih, yang ahirnya menjadi terkontaminasi. 

Selain itu, dianjurkan untuk mengganti sikat gigi setiap bulan.

Kemudian professor kembali melanjutkan bahwa pada setiap pasta gigi terdapat senyawa-senyawa yang berbeda-beda, tetapi kesemuanya itu berguna untuk mencegah terjadinya plak dan gigi berlubang. 

Umumnya semua pasta gigi itu baik. Yang paling penting diperhatikan adalah sikat gigi secara teratur dan benar, minimal dua kali sehari.

Adapun pasti gigi untuk dewasa umumnya mengandung mentol atau mint, sehingga mungkin anak-anak memang tidak begitu menyukainya. Tetapi jika anak mau menerimanya, maka pasta gigi tidak lagi perlu untuk dibedakan.

Akan tetapi apabila Anda memiliki anak yang masih sangat kecil, maka hati-hatilah dalam memakai pasta gigi jika ia belum bisa berkumur...

Karena pasta gigi yang tertelan bisa menyebabkan fluorosis atau kelebihan flour, sehingga sangat tidak baik.

Semoga Bermanfaat.

Mohon Share:


Tips Aktifitas Sehari-hari

Tips Pendidikan dan Kesehatan Anak

Tips Makanan dan Minuman

Penyakit dan Gangguan