Penyebab Sariawan Makin Parah dan Cara Mengatasinya

Sariawan (stomatitis aftosa) merupakan sebuah kelainan pada selaput lendir mulut, kelainan tersebut berupa luka pada mulut yang berbentuk bercak berwarna putih kekuningan dengan permukaan agak cekung.

Sariawan merupakan jenis penyakit kelainan mulut yang paling sering ditemukan. Sekitar 10% dari populasi manusia menderita dari penyakit ini, dan wanita lebih mudah terserang dari pada pria.

Munculnya Sariawan di mulut ini membuat rasa sakit yang tinggi pada mulut.

Ada beberapa faktor yang diduga menjadi penyebab munculnya sariawan, seperti luka tergigit, mengkonsumsi makanan atau minuman yang terlalu panas, alergi, kekurangan vitamin C dan zat besi, kelainan pencernaan, kebersihan mulut yang tidak terjaga, tubuh yang tidak fit, bahkan faktor psikologi juga dapat mempengaruhi.



Sariawan tidak boleh kita untuk dianggap remeh. Karena seperti penyakit lainnya, keluhan akan penyakit ini juga bisa tambah parah bila tak segera ditangani.

Dr. Harum Sasanti drg, Sp. PM yang berasal dari Departemen Gigi dan Mulut Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia, ia menjelaskan bahwa ada beberapa hal yang membuat sariawan menjadi bertambah parah.

Yaitu seperti kebersihan mulut yang kurang baik, kemudian banyak gigi-gigi yang rusak dan tidak dirawat, ataupun akibat dari pemasangan gigi tiruan dengan kawat.

"Bagi orang yang terkena SAR (sariawan), biasanya menggunakan alat orto yang tidak cocok, seperti memakai gigi palsu dengan kawat pasti suka mengalami sariawan," jelasnya ketika dalam sebuah acara yang bertema "Jangan Anggap Remeh Sariawan" di The Cone F(X), Senayan, Jakarta (April 2014).

Penyebab lainnya menurut sang ahli, bahwa berganti-ganti pasta gigi dan makan minum yang tak alami juga berkontribusi untuk menjadikan sariawan seseorang menjadi parah.

"Bagi orang yang punya alergi atau hipersensitif, berganti-ganti pasta gigi juga akan memperparah sariawan. Karena, ganti-ganti bahan kimia akan merangsang terkait penyakit hipersensitif. Jadi, kalau Anda memiliki (gejala) alergi, dan sudah cocok dengan suatu pasta gigi, maka jangan menggunakan pasta gigi lain," kata Harum Sasanti 

Dengan begitu, untuk meminimalisir terjadinya sariawan maka sangat disarankan untuk menjaga kesehatan tubuh, lalu jangan sampai terlalu lelah saat beraktifitas.

Yang sangat penting adalah menjaga kesehatan gigi dan mulut dengan menggosok gigi minimal dua kali dalam sehari.

Adapun Dr. drg. Harmas Yazid Yusuf, SpBM dari Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung, menyatakan bahwa munculnya sariawan karena kurangnya vitamin C tidak sepenuhnya selalu benar. Menurutnya ada penyebab lain yang lebih berperan yakni stress.

"Nah yang cukup sering terjadi pada kita, terutama warga kota yang sibuk adalah mengalami stress. Banyak penelitian menunjukkan faktor psikologis yang disebabkan oleh stress merupakan faktor terbesar terjadi sariawan," ujar Harmas Yazid Yusuf.

Cara mengatasi sariawan parah

1. Ramuan pisang dan madu
Kedua makanan ini, selain rasanya lezat, juga dapat dimanfaatkan untuk menyembuhkan sariawan yang cukup efektif.

Cara membuat ramuannya, pertama-tama, haluskan buah pisang (baik menggunakan sendok atau blender).

Kemudian, campurkan pisang yang suah dihaluskan dengan madu.

Terakhir, oleskan ramuan tersebut pada permukaan bagian bibir atau lidah yang terkena sariawan.

Kandungan yang ada pada ramuan dari pisang dan madu ini, berkhasiat untuk mencegah terjadinya peradangan, sehingga ampuh dalam mengatasi sariawan, baik itu di bibir maupun di lidah.

2. Daun Jambu Biji
Daun jambu biji ternyata berkhasiat untuk menyembuhkan sariawan. Selain bisa mengatasi sakit perut, dengan mengunyah daun jambu biji bermanfaat untuk meredakan peradangan pada bagian yang terkena sariawan.

Setelah mengunyah daun jambu bijinya, maka setelah itu segeralah berkumur guna membersihkan mulut.


3. Konsumsi Jeruk
Megonsumsi buah-buahan yang kaya akan kandungan vitamin C seperti Jeruk, sangat efektif untuk mempercepat proses penyembuhan luka pada bagian yang terekna sariawan.

Salah satu peicu timulnya sariawan karena tubuh kekurangan vitamin C. Sehingga, selama proses penyembuhan sariawan disarankan agar rajin (jangan berlebihan) mengonsumsi buah dan sayuran yang kaya akan kandungan vitamin C, seperti salah satunya buah jeruk.

Selain pada jeruk, kandungan vitamin C terdapat pada seperti tomat, semangka dll.

4. Menggunakan obat sariawan
Teteskan abothyl ke luka sariawan sebanyak 1 tetes saja.

Untuk melakukannya, pertama-tama kumur-kumut terlebih dahulu, setelah itu ambil kapas atau cotton bud, lalu basahi dengan abothyl.

Terakhir tinggal oleskan ke luka sariawan secara perlan, hati-hati dalam melakukannya karena rasanya lumayan perih.

5. Hindari makanan pedas karena dapat memperparah luka sariawan, serta rasa pedas yang mengenai sariawan akan menyiksa dan menimbulkan rasa sangat nyeri.

6. Minyak Kelapa dan Madu. Minyak kelapa memiliki sifat anti bakteri, Kamu bisa mencapurnya dengan madu, untuk kemudian dioleskan pada bagian luka sariawan. Untuk melakukan metode ini, disarankan ketika ingin tidur.

7. Berkumur air garam. Caranya siapkan garam secukupnya, kemudian larutkan dengan air hangat. Aduk hingga tercampur rata. Setelah itu gunakan ramuan tersebut untuk kumur-kumur. Kandungan garam berfungsi untuk membantu cairan pada luka terangkat keluar, yang bermanfaat untuk mempercepat proses penyembuhan sariawan.

8. Mengonsumsi yoghurt. Karena yoghurt mampu menyeimbangkan bakteri dalam mulut. Pilihlah untuk mengkonsumsi yoghurt yang masih mengandung acidophilus hidup.

9. Menggunakan bawang / pepaya. Caranya, tempelkan  bawang atau pepaya ke luka sariawan, yang berkhasiat untuk mempercepat proses penyembuhan.

10. Konsumsi vitamin. Seperti yang terdapat pada buah-buahan dan sayuran yang mengandung vitamin C dan vitamin B, kandungan tersebut bermanfaat untuk membuat proses penyembuhan sariawan menjadi cepat.

11. Makan makanan yang mengandung zat besi. Seperti gandum, brokoli dan telur, yang di dalamnya terdapat kandungan zat besi yang tinggi, yang berkasiat untuk mengatasi sariawan.

12. Istirahat cukup dan hindari stress. Rasa stress bisa menjadi penyebab sariawan. Sehingga istirahatkan tubuh dengan cukup, dan jadikan pikiran dalam kondisi tenang an rileks. Hal ini membantu agar sariawan dapat lebih cepat sembuh, dan mencegah tubuh kembali terkena sariawan.

Air kelapa redakan sariawan dengan cepat

Saat sariawan muncul maka selera makan akan menurun karena rasa sakit di bagian mulut itu, sehingga ingin rasanya agar sariawan bisa cepat sembuh.

Air kelapa di dalamnya terdapat banyak kandungan yang ampuh untuk menyembuhkan luka pada mulut.

Air kelapa juga bersifat sebagai pendingin yang dapat menenangkan sistem pencernaan.

Air kelapa sangat baik untuk mengatasi masalah dehidrasi di dalam tubuh, sehingga air kelapa kiga berkhasiat meredakan peradangan dan mencegah sariawan muncul kembali.

Untuk itu, terutama ketia sariawan maka rajin-rajinlah mengkonsumsi ar kepala segar, Kamu bisa mengkonsumsinya 1 kali dalam sehari.

Obat kumur yang paling efektif melawan sariawan

Menurut salah satu penelitian, kombinasi dari konsumsi vitamin B kompleks dan penggunaan obat kumur yang memiliki kandungan chlorexidine gluconate 0,2%, efektif untuk mempercepat proses penyembuhan sehingga sariawan lebih cepat hilang.

Menurut salah seorang ahli, konsumsi vitamin B1, B2 dan B6 bermanfaat untuk mencegah munculnya sariawan kembali.

Obat kumur yang memiliki kandungan chlorexidine gluconate 0,2 % memang belum mudah didapatkan, dimana keberadaan obat kumur tersebut hanya baru bisa ditemukan di apotek-apotek tertentu. Padahal, obat kumur ini terbukti menyembuhkan sariaawn yang parah dengan sangat cepat, berdasarkan dari penelitian para ahli.

Tetapi jika kondisi sariawan termasuk berukuran besar, maka disarankan untuk segera berkonsultasi ke dokter gigi atau spesialis gigi dan penyakit mulut, sehingga mendapatkan penanganan yan tepat.

loading...

Jika sering sariawan...

Seseorang bertanya pada dr. Suci Dwi Putri, ia mengeluhkan bahwa akhir-akhir ini dirinya sering mengalami sariawan. Sariawannya sangat lama hingga 1 minggu, bahkan lebih.

Ia juga mengatakan bahwa tidak biasanya sariawan dengan waktu selama itu, sudah 1 minggu belum sembuh.

Maka, dr. Suci Dwi Putri menjawab bahwa terdapat beberapa faktor yang menyebabkan timbulnya sariawan, tidak hanya karena kekurangan vitamin atau terkait kebersihan mulut saja.

Beberapa keadaan yang juga ikut berperan menyebabkan timbulnya sariawan seperti kondisi jiwa yang mengalami stress, perubahan hormonal, infeksi virus, bakteri, sensitifitas terhadap makanan, terjadi benturan di dalam mulut dan faktor genetik.

Umumnya, sariawan sembuh dengan sendirinya dalam waktu 7-14 hari. Hal utama agar sariawan sembuh secara cepat, yaitu mengetahui penyebab yang membuat timbulnya sariawan, dan melakukan koreksi atas hal itu.

Untuk pencegahan terhadap infeksi sekunder, perlu menjaga kebersihan rongga mulut dengan menyikat gigi, membersihkan karang gigi dan merawat gigi yang berlubang, serta konsumsi makanan kaya akan kandungan vitamin dan mineral.

Adapun untuk kasus penanya yang sering terkena sariawan, disarankan berkonsultasikan tentang kelainan tersebut kepada dokter spesialis penyakit mulut, guna memperoleh solusi yang tepat.

Jika bekas sariawan tidak hilang dan bernanah...

Seseorang bertanya kepada drg. Arni Maharani, bahwa dirinya terkena sariawan, tapi bekasnya tidak hilang, malah timul seperti bantuk bisul kecil warna putih.

Dulunya sariawannya agak lebar, pernah kepukul teman, sehingga timbul bintik putih di gusi bagian bawah. Sebelumnya mengeluarkan nanah, setelah nanah hilang timbul seperti bentuk bisul putih. Akan tetapi tidak ada rasa nyeri.

Dijawab oleh drg. Arni Maharani, bahwa sariawan biasanya sembuh dengan sendirinya dalam waktu 7-10 hari, dengan tidak menimbulkan bekas luka.

Adapun pada kondisi yang dialami penanya, ini sepertinya bukan sariawan karena sariawan tidak menimbulkan bekas luka dan nanah.

Perlu dijelaskan oleh penanya, apakah terdapat sisa akar gigi atau gigi berlubang pada daerah yang mengeluarkan nanah.

Adapun pembengkakan yang disertai nanah, berpotensi merupakan gejala infeksi yang berasal dari gigi. Sehingga untuk memastikan kondisinya, perlu melakukan pemeriksaan secara langsung pada dokter gigi dan mulut.


Sariawan di tempat yang sama selama 2 minggu atau lebih, dapat menjadi indikasi kanker pada rongga mulut.

Walaupun sariawan sering dianggap sepele, drg. Harmas meminta perhatian lebih penderitanya ketika sariawan terjadi dalam waktu lama, karena bisa jadi itu merupakan gejala awal terkena kanker rongga mulut. 

Demikian juga, maslaah seperti infeksi gigi yang menyebabkan gigi goyang. Apabila penyebab gigi goyang kanker rongga mulut, maka pencabutan gigi sangat berbahaya karena menyebabkan penyebaran kanker ke organ lainnya.

Drg. Harmas menjelaskan tentang gejala kanker rongga mulut, yaitu sariawan dalam waktu lama, dan kelenjar getah bening di leher yang terasa nyeri, terkadang timbul bengkak. 

Menurutnya, kanker rongga mulut tergolong berbahaya, serta cukup sulit disembuhkan karena kebanyakan kasusnya baru terdeteksi dalam keadaan lanjut. 

Kanker rongga mulut adalah kanker di rongga mulut dan faring (saluran yang terletak antara rongga hidung serta rongga mulut dan kerongkongan). kanker ringga mulut termasuk kanker bibir, lidah, kelenjar liur, gusi, dasar mulut.

Apabila kanker rongga mulut ditemukan dalam stadium lanjut, maka tidak dapat diangkat lagi karena sudah menyebar sangat jauh, yang  mencakup bagian organ kepala, kelenjar getah bening di leher, paru-paru, dan lever (hati).

Mohon Share:


Tips Aktifitas Sehari-hari

Tips Pendidikan dan Kesehatan Anak

Tips Makanan dan Minuman

Penyakit dan Gangguan