Gigi Sehat Bisa Membuat Anak Lebih Percaya Diri & Berprestasi


Tentunya kita mengetahui bahwa kesehatan gigi harus dijaga. Terutama lagi untuk anak-anak yang dalam masa pertumbuhan.

Anak harus diperhatikan kesehatan giginya oleh orang tua dan kakak-kakaknya (jika memiliki kakak), sehingga dengan gigi sehat maka sang anak akan terhindar dari sakit gigi.

Tahu sendiri jika anak-anak mengalami sakit gigi, dirinya akan terus berteriak kesakitan, disamping juga sakit gigi atau kondisi gigi yang tidak sehat bisa menyebabkan turunnya rasa percaya diri anak.

Gigi dan mulut yang sehat akan menjadi salah satu syarat yang utama dari terwujudnya senyum yang sehat dan indah pada diri anak.

Anak Menggosok Gigi
Sumber gambar: Pixabay.com

Gigi Sehat Bisa Membuat Anak Lebih Percaya Diri

Kesehatan Gigi dan mulut dapat memengaruhi banyak hal dalam kehidupan sang anak, salah satunya yang sangat penting yaitu dalam kepercayaan diri dari sang anak.

Para ahli menjelaskan bahwa penyakit gigi pada anak-anak juga dapat memengaruhi rasa percaya diri pada anak. Misalnya sungkan ketika tersenyum dan juga tertawa karena malu dengan penampilan diri mereka.

Sementara, menurut psikolog dan pakar tumbuh kembang anak, Vera Itabiliana Hadiwidjojo, Psi., menjelaskan bahwa senyum anak merupakan ekspresi emosi positif di dalam diri seorang anak.

Selain itu, senyum anak juga merupakan indikator dari perkembangan keterampilan sosialisasi mereka terhadap lingkungan.

Oleh karena itu, menurut Vera, anak yang banyak tersenyum maka akan lebih disukai oleh teman-teman sebayanya, sehingga akhirnya akan mudah untuk memeroleh teman.

Selain itu, Vera mengatakan bahwa senyuman anak juga punya dampak yang mendalam bagi orang-orang di sekitarnya.

"Senyum pada anak-anak juga akan dipengaruhi oleh kepercayaan diri mereka, termasuk kesehatan gigi dan mulut mereka," kata Vera.


Pengaruh Gigi Sehat Bagi Psikologi Anak

Dengan anak memiliki kesehatan gigi dan mulut yang baik, maka akan berdampak baik juga untuk kesehatan tubuhnya secara keseluruhan.

Memiliki gigi yang sehat menjadikan anak bisa lebih baik dalam mengunyah makanannya guna menyerap secara optimal nutrisi makanan untuk perkembangan dan pertumbuhannya tubuhnya.

Gigi yang sehat tidak hanya bermanfaat bagi kesehatan anak secara fisik, namun juga kesehatan anak secara psikologis. Anak yang memiliki gigi yang sehat akan memperoleh prestasi di sekolahnya dengan lebih baik, serta anak juga akan merasa nyaman dengan penampilan dirinya.

Ketika seorang anak merasa nyaman dengan keadaan fisiknya maka ini adalah hal yang sangat bagus, anak akan menjadi lebih percaya diri dalam mengerjakan berbagai kegiatan.

Bahkan kondisi gigi yang sehat dan indah, akan menjadikan lebih aktif di kelas, anak akan berani bertanya dan berkomunikasi dengan guru dan teman-temannya.

Adapun jika sebaliknya, knodisi gigi yang tidak sehat dan keropos akan menyebabkan anak akan rendah diri, anak menjadi takut untuk aktif di kelas, takut untuk bertanya pada guru dan teman-temannya, sehingga prestasinya di sekolah menjadi rendah.

Anak dapat mengembangkan dan mengaktualisasikan potensi yang ada di dalam dirinya dengan berbekal kepercayaan diri. Nah, agar anak dapat percaya diri maka anak perlu dibuat nyaman dengan dirinya sendiri.

Kenyamanan ini bisa diperoleh dari penampilan yang baik, seperti gigi yang sehat dan terawat dengan baik.

Juga yang sangat penting adalah anak harus mendapat support maksimal dari lingkungannya agar percaya dirinya bisa muncul.

Pada peneltian yang dilakukan di sekolah negara-negara maju, menemukan bahwa anak yang mempunyai nilai buruk kebanyakan dialami oleh anak-anak yang giginya rusak, bahkan perbandingannya bisa 4:1.

Sehingga dari hasil penelitian ilmuwan di negara-negara barat, dengan anak mempunyai kondisi gigi susu yang sehat maka hal ini sangat besar manfaatnya untuk perkembangan intelegensia anak yang baik.

Gigi yang sehat akan menjadikan anak lebih luwes dan terbiasa untuk memberikan senyuman kepada orang lain.

Dimana bagi anak, senyuman adalah sesuatu yang amat penting untuk perkembangan sosialnya, senyuman akan memberikan emosi positif yang menyenangkan.

Anak Tersenyum Bahagia
Anak Tersenyum Bahagia | Sumber gambar Pixabay.com

Nah, bagaimana jika penampilan gigi anak kurang baik dan kurang sehat, anak akan menjadi khawatir dari memperoleh respon negatif ketika memperlihatkan giginya.

Maka hal ini menyebabkan anak akan kesulitan untuk tersenyum, anak akan kehilangan kepercayaan diri sehingga perkembangan sosialnya akan terhambat.

Oleh karena itu, disinilah pentingnya agar para orang tua mengajari anak-anak untuk menjaga kesehatan mulut dan giginya.

Loading...

Pastikan anak dilatih untuk bisa rutin menggosok gigi, dan tanamkan pada diri anak bahwa berlebihan mengonsumsi makanan dan minuman yang manis-manis adalah hal yang tidak baik.

Mungkin banyak yang menganggap bahwa senyuman adalah hal yang sepele, tapi tahukah Anda bahwa senyuman bisa sangat mempengaruhi kehidupan anak di masa depannya?

Sulit untuk dibayangkan jika anak tidak pernah mengenal arti senyuman di dalam kehidupannya. Sehingga anak kelak akan tumbuh menjadi orang yang sulit untuk tersenyum.

Senyuman bukan hanya bermanfaat sebagai ekpresi kebahagiaan, disamping itu senyuman bisa menjadi “senjata” terampuh dimasa depan sang anak nantinya.

Saat menghadapi tantangan dan beban hidup yang berat, maka sangat diperlukan senyuman agar berbagai hal yang berat bisa dilewati dengan mudah.

Senyuman akan menjadi anak akan memiliki pribadi yang lebih percaya diri, kuat dan mandiri. Sehingga penting agar orangtua mengajarkan anak untuk tersenyum.

Hal yang juga sangat penting adalah orang tua jangan mengabaikan perawatan gigi susu anak sejak dini. Tahapan utama untuk memperoleh gigi sehat adalah dimulai sejak anak usia dini.

Gigi susu sering kurang diperhatikan oleh orang tua. Orang tua menganggap perawatan gigi susu bukan hal penting. Anggapan ini harus dibuang, karena dengan merawat gigi susu maka hal ini sebenarnya mengajarkan kepada anak sejak dini tentang bagaimana cara merawat kesehatan gigi.

Jika anak dari kecil sudah terlatih untuk merawat gigi, maka senyuman manis itu akan muncul dari diri anak, hal ini akan membuat sang anak akan disukai banyak orang, sehingga percaya dirinya akan muncul.

Penyebab pentingnya perawatan gigi susu pada anak adalah karena gigi susu tumbuh secara bertahap (satu per satu). Ketika saat-saat pertumbuhan seperti inilah (gigi susu), terjadi proses pembentukan gigi di dalam tulang.

Nah, apabila gigi susu seorang anak mengalami kerusakan, maka hal ini bisa mempengaruhi pada pembentukan gigi yang baru (gigi permanen).

Sehingga, dengan hal ini maka orang tua harus memperhatikan kondisi gigi susu anak yang tumbuh, pastikan mendapatkan perawatan yang baik walaupun itu hanya gigi susu.

Salah satu kerusakan pada gigi susu yaitu gigi yang berlubang. Penting diketahui bahwa gigi berlubang bisa mempengaruhi kualitas mengunyah makanan, yang dampaknya makanan yang dikonsumsi tersebut menjadi tidak bisa secara maksimal dicerna oleh organ pencernaan.

Gigi tidak sehat juga bisa berdampak buruk ada agresifitas anak. Anak menjadi malas untuk melakukan aktivitas seperti bermain dan belajar karena rasa sakit pada gigi yang dirasakannya.

Sebagai tips lainnya pada orang tua, yaitu harus mengajarkan anak untuk rajin membersihkan rongga mulutnya dengan cara berkumur-kumur.

Saat anak menginjak 1 tahun, hendaknya orang tua tidak memberikan lagi dot pada anak karena bisa berdampak buruk pada pola pertumbuhan gigi susu anak. Sekalipun masih gigi susu, orang tua tetap harus hati-hati, karena jika gigi susu tumbuh secara tidak normal maka bisa memberikan dampak buruk nantinya pada pertumbuhan gigi permanen.

Disarankan para orang tua agar berkonsultasi dengan dokter gigi ketika anak mulai tumbuh gigi, sehingga orang tua akan memperoleh pengarahan yang benar-benar tepat dalam perawatan gigi anak yang baru tumbuh.



Loading...

Tulisan Terkait:
loading...

Tips Aktifitas Sehari-hari

Tips Makanan dan Minuman