15 Manfaat Penting Magnesium Untuk Kesehatan Tubuh

Magnesium merupakan salah satu mineral yang sangat banyak di dalam tubuh. Jumlah yang paling banyak berada di dalam tulang sebesar 50% dari total magnesium yang ada di dalam tubuh. Sedangkan sisanya terdapat di dalam sel-sel jaringan dan organ.

Magnesium sebuah zat mineral yang sangat dibutuhkan oleh tubuh, terutama untuk tulang, saraf, dan juga otot tubuh. Magnesium sangat berguna dalam menjaga sistem kekebalan tubuh, dan juga dapat membuat tulang menjadi kuat.

Magnesium adalah mineral urutan nomer 4 yang paling penting untuk kesehatan, untuk menjaga otot dan saraf agar berfungsi normal, menjaga irama detak jantung. untuk sistem kekebalan tubuh, mengatur kadar gula darah, mendukung metabolisme energi dan protein sintesis dll.

Sumber makanan magnesium

Manfaat magnesium untuk kesehatan tubuh

1. Mencegah tubuh terserang penyakit Asma

Asma biasanya ditandai dengan kesulitan bernapas, terjadi karena jalan pernapasan mengalami pembengkakan. Saluran udara yang membengkak membatasi aliran udara sehingga memicu kesulitan bernapas.

Magnesium sangat berguna untuk mencegah penyakit Asma, bahkan untuk orang yang telah terkena penyakit asma yang cukup parah, dapat menormalkan kembali pernapasan dengan bantuan zat / suplemen yang berisi magnesium.

Sehingga, pasien asma kronis masih mungkin bisa untuk menormalkan napas mereka dengan bantuan suplemen magnesium, yang berfungsi menjadikan relaksasi otot-otot bronkus dan menormalkan pernapasan.

Asma akut tidak mudah ditangani, terutama ketika hanya dirawat di rumah. Serangan asma akut bisa terjadi secara tiba-tiba, dan bahayanya bisa berlanjut hingga kematian.

Studi menunjukkan bahwa magnesium sulfat efektif dalam pengelolaan asma akut. Jadi, untuk mencegah komplikasi pada asma akut, pengobatan dengan senyawa kimia ini dinilai relatif aman, dengan syarat yaitu dosis yang sesuai.

Studi yang dilakukan menunjukkan bahwa magnesium sulfat yang diberikan secara intravena mampu membuat relaksasi otot, yang manfaatnya untuk mengurangi kontraksi otot, serta membantu mengurangi pembengkakan dinding bagian dalam saluran udara.

Hasil positif ini teramati pada pasien yang menggunakan magnesium sulfat saja, atau dikombinasikan dengan bronkodilator. Tetapi penggunaan magnesium sulfat hanyalah alternatif untuk bronkodilator, sehingga bukan untuk penggunaan jangka panjang.

Magnesium sulfat juga tidak efektif dalam mengatasi asma yang tidak parah (hanya untuk asma akut / parah). Sehingga penderita asma ringan disarankan cukup dengan menghirup bronkodilator atau kortikosteroid dalam mengatasi masalah asma ringan sampai sedang.

2. Meningkatkan metabolisme tubuh

Zat Magnesium juga sangat berperan dalam membantu sintesis protein, lalu juga dapat membantu tubuh untuk mengaktifkan enzim di dalam tubuh. Sehingga dapat meningkatkan proses metabolisme tubuh.

Magnesium juga dapat meningkatkan sistem kekebalan tubuh, sehingga dapat mencegah tubuh dari berbagai serangan penyakit.

3. Menjaga kepadatan tulang

Magnesium bermanfaat untuk menjaga kesehatan dan kepadatan tulang, magnesium menjadi zat mineral yang berperan penting sebagai penyusun tulang.

Sehingga, kadar magnesium di dalam tubuh daapt mempengaruhi kesehatan dan kepadatan tulang. Selain itu Magnesium juga berperan dalam menjaga kekuatan otot.

Magnesium dapat membantu mengatur tingkat kandungan kalsium, vitamun D, tembaga dan seng di dalam tubuh. Yang dengannya kepadatan tulang dapat selalu terjaga setiap hari.

Selain itu, keberadaan kandungan magnesium yang mencukupi di dalam tubuh berfungsi unttuk mencegah dan mengurangi resiko terkena osteoporosis.


4. Menjaga kesehatan jantung

Kegunaan lainnya yang sangat penting dari magnesium adalah menjaga kesehatan jantung, sehingga jantung dapat berfungsi dengan baik. Tubuh yang kekuranngan magnesium dapat beresiko terkena penyakit jantung.

Tubuh yang mendapatkan asupan magnesium yang cukup, bermanfaat agar denyut jantung di dalam tubuh menjadi teratur. Magnesium juga berperan dalam menenangkan saraf, dan menghindari diri terkena stress, gejolak emosi dan rasa kecemasan yang berlebihan.

Magnesium memiliki peranan penting dalam menjaga kesehatan jantung. Menurut sebuah bukti epidemiologi menunjukkan bahwa asupan makanan yang mengandung maknesium dapat mengurangi resiko kardiovaskular seperti hipertensi, metabolik syndrom serta masalah jantung. 

5. Mengendalikan tekanan darah

Magnesium juga berperan dalam mengendalikan tekanan darah, menghindari tubuh terkena tekanan darah tinggi atau hipertensi. Pada penderita darah tinggi, umumnya juga karena kekurangan magnesium di dalam tubuh.

Magnesium membantu mengontrol tekanan darah, karena magnesium berfungsi melebarkan otot polos, membantu menjaga pembuluh darah tetap lembut dan lentur Lebih dari 300 proses biokimia bergantung pada magnesium.

Meskipun magnesium merupakan mineral keempat yang paling berlimpah dalam tubuh manusia, magnesium sebagi besarnya hanya berada di lapisan luar yang keras dalam tulang.

Tingkat magnesium yang rendah menyebabkan terjadinya rendahnya kadar kalium di dalam tubuh. Kalium berperan penting dalam menjaga tekanan darah Anda.

Magnesium memiliki peran dalam kualitas tidur sesorang, masalah kualitas tidur ini juga memberikan pengaruh terhadap perkembangan tekanan darah tinggi, hingga masalah kesehatan tubuh secara keseluruhan.

6. Mengurangi resiko diabetes tipe 2

Menurut sebuah penelitian yang dilakukan oleh studi Kohort Prospektif, menemukan hasil penelitiannya bahwa magnesium memiliki peran penting dalam mengurangi resiko diabetes tipe 2, karena mineral magnesium dapat mempertahankan homeostasis glukosa dan mengatur sekresi dan sensitivitas insulin.

Sehingga disimpulkan bahwa magnesium dapat mengurangi resiko penyakit diabetes tipe 2. Manfaat magnesium memberikan kontribusi terhadap pasien diabetes, yang membantu untuk meningkatkan reaksi insulin untuk menjaga tingkat gula darah.

Suplemen magnesium umumnya sangat dibutuhkan oleh pasien diabetes, sesuai dengan tingkat kekurangan magnesium yang dialami. Nantinya magnesium membantu untuk mengatur kadar gula darah.

7. Mencegah sembelit

Mengatasi sembelit, salah satu cara efektifnya yaitu dengan memenuhi asupan magnesium yang mencukupi untuk kebutuhan tubuh. Magnesium bekerja untuk melemaskan otot-otot usus, sehingga membantu untuk membangun ritme halus di dalam tubuh.

Magnesium juga memiliki peran untuk menarik air yang digunakan untuk melembutkan tinja, sehingga proses pembuangan tinja menjadi lebih lancar karena keluar lebih mudah.

Dosis tinggi suplemen magnesium larut air dikenal mampu mengatasi sembelit parah. Pencahar dengan kandungan magnesium di dalamnya bekerja untuk mengatasi permasalahan sembelit

8. Magnesium penting bagi Ibu Hamil

Magnesium adalah salah satu elemen penting selama masa kehamilan. Asupan suplemen magnesium yang sesuai dosis disanjurkan selama maa kehamilan mampu mengurangi risiko osteoporosis dan menjaga kestabilan tekanan darah.

Magnesium sulfat menjadi pilihan pengobatan terbaik untuk mencegah kejang eklampsia pada ibu hamil yang mengalami hipertensi. Pentingnya magnesium semasa masa hamil lainnya yaitu untuk membantu memelihara kekuatan tulang ibu hamil dan calon bayi, menjaga tingkat insulin dan gula darah, membantu enzim untuk fungsi sistem tubuh.

Lalu mencegah timbulnya kejang pada kaki, mencegah sembelit pada ibu hamil. Para penelitian yang dilakukan, juga menemukan bahwa magnesium dapat membantu untuk menjaga kadar kolesterol, dan membantu dalam mencegah denyutan jantung yang tidak beraturan.

9. Mengobati nyeri punggung dan kram

Magnesium berperan juga dalam mengatasi sakit punggung hingga tingkat yang parah. Magnsium bekerja untuk merelaksasi otot-otot punggung, meredakan stres, dan meredakan ketegangan pada otot.

Magnesium membantu dalam penyerapan kalsium, yang bermanfaat untuk proses penyembuhan tulang. Gejala kram di kaki dan kelelahan biasanya karena kekurangan magnesium.

Dalam mengatasi nyeri punggung, juga perlu memasukan menu makanan yang mengandung vitamin D untuk dikonsumsi. Vitamin D sering dikaitkan dengan kesehatan tulang.

Berdasarkan penelitian dari pihak University of Minnesota, pasien yang mengeluhkan sakit punggung kronis banyak yang mengalami kekurangan vitamin D. Makanan megandung vitamin D seperti jeruk, stoberi, dan brokoli, kuning telur, minyak ikan, dan umumnya sayuran.

loading...

10. Mencegah serangan jantung 

Kekurangan magnesium pada penderita penyakit jantung mengakibatkan resiko yang lebih berbahaya. Kekurangan magnesium memberikan dampak buruk pada organ jantung.

Magnesium bekerja untuk melindungi jantung dari masalah denyut jantung tidak teratur, sehingga ritme jantung dapat teratur. Magnesium juga bekerja untuk menenangkan saraf dan memediasi proses pencernaan, sehingga mampu mencegah muntah, kram, gangguan pencernaan, perut kembung, dan sembelit.

Seperti dilansir dari Nasional.Kompas.com bahwa mengonsumsi kacang ternyata memberi manfaat lebih, karena kandungan magnesiumnya yang tinggi. Magnesium diperlukan tubuh untuk memproduksi 300 jenis enzim, dengan banyak fungsi penting lainnya, menjaga konsistensi detak / ritme jantung dan menjaga kestabilan tekanan darah.

Magnesium berperan vital bagi kesehatan jantung. Dari sejumlah riset, menemukan bahwa kadar magnesium yang rendah berkaitan dengan sejumlah masalah kelainan jantung.

Kekurangan magnesium memicu kejang pada salah satu pembuluh korener arteri, akibatnya peredaran darah tidak lancar sehingga memicu serangan jantung.

Sejumlah dokter dan para ahli kesehatan berpendapat bahwa kekurangan magnesium menjadi penyebab yang sering terjadi dari kasus serangan jantung, khususnya pada pasien yang sebelumnya tidak punya sejarah sakit jantung sama sekali.

Intravena (infus) magnesium sering digunakan untuk pasien gawat jantung. Peran magnesium lainnya dala menjaga organ jantung yaitu menurunkan resiko pembekuan atau penggumpalan darah, magnesium mampu membuat platelet atau keping darah menjadi kurang "lengket", manfaat agar sulit berbaur sehingga penggumpalan darah dapat dicegah.

Adapun pada masalah kelainan ritme detak jantung, jika kondisinya semakin memburuk (detak jantung tidak segera kembali normal) maka berisiko mengalami kematian tiba-tiba.  

11. Mengatasi stres, depresi dan gangguan kejiwaan

Magnesium diinlai ampuh sebagai obat antidepresan dalam menurunkan gejala depresi. Entah itu depresi, gangguan suasana hati dan kondisi mental, umumnya sering diobati dengan antidepresan. Tetapi mengkonsumsi obat-obatan juga justru berefek samping yang cukup berbahaya.

Sehingga diperlukan pengobatan secara alami untuk mengobati depresi. Pada sebuah studi, menemukan bahwa kekurangan magnesium memicu timbulnya resiko depresi yang cukup tinggi. Sehingga, tidak jarang depresi diidentifikasi sebagai gejala tubuh kekurangan magnesium.

Bentek stres dan depresi, seperti kesedihan yang berlebihan, mudah merasa lelah, kehilangan minat dan semangat, rasa cemas, kesulitan tidur dll. Magnesium juga bekerja untuk meningkatkan kadar serotonin.

Produksi serotonin yang terjadi di otak, berguna untuk mengatur suasana hati, tidur menjadi lebih nyenyak, dan menjaga nafsu makan. Adanya masalah pada produksi hormon serotonin berakibat butuk pada suasana hati, hingga menyebabkan menyebabkan stres dan depresi.

Meningkatkan asupan magnesium cukup penting dalam memperbaiki masalah ketidakseimbangan hormon serotonin, sehingga hal ini penting dalam mengatasi depresi secara efektif, selain ada faktor-faktor lainnya dalam mengatasi depresi.

Serotonin sering disebut sebagai hormon rasa senang, yang penting untuk kesehatan emosional. Hormon ini membantu dalam menjaga keseimbangan emosional.

Ketika magnesium kurang memadai, maka serotonin tidak diproduksi dalam jumlah yang cukup. Menggunakan antidepresan memang cukup membantu meningkatkan pasokan serotonin, tetapi produksi serotonin ‘buatan’ beresiko munculnya dampak negatif seperti hilangnya dorongan seksual dll.

12. Menghasilkan kolagen

Magnesium membantu produksi protein di dalam tubuh, yang secara perlahan nantinya berubah menjadi kolagen. Kolagen yang alami protein,  seringnya terdapat pada jaringan berserat seperti tendon, ligamen dan kulit. Secara umum terdapat di kornea, tulang, usus, tulang rawan dan pembuluh darah.

Kolagen memiliki kandungan serat yang sangat bermanfaat untuk menjaga kekuatan dan struktur otot. Kolagen juga memiliki fungsi untuk membentuk dinding pembuluh darah, arteri dan kapiler, sehingga memberikan kekuatan pada dinding darah.

Manfaat lainnya yaitu menjaga kekuatan tulang dan gigi. Berdasarkan dari sebuah penelitian FDA (Food And Drug Administration) mengatakan bahwa kolagen berperan dalam proses regenerasi tulang rawan.

Manfaat kolagen selajutnya yaitu menjaga kesehatan rambut dan kuku. Kolagen merangsang pertumbuhan rambut dan memperkuat kuku. Sumber kolagen alami terdapat pada anggur, tomat, apel, pepaya, dan wortel.

13. Menyerap mineral

Magnesium memiliki peran dalam membantu menyerap vitamin  dan mineral penting di dalam tubuh, seperti natrium, kalsium, kalium dan fosfor.

Penyerapan mineral utamanya terjadi saat di dalam usus halus. Keberadaan magnesium yang cukup di dalam tubuh, membantu dalam proses men-detoksifikasi banyak racun berbahaya di dalam tubuh, untuk dibuang keluar.

14. Kontrol fungsi kandung kemih

Banyak wanita yang mengalami masalah sering ingin buang air kecil, kemudian masalahnya teratasi  dengan bantuan mengkonsumsi suplemen magnesium.

Masalah buang air kecil (kencing) ini bisa muncul dari beberapa penyebab, seperti masalah nefritis, infeksi, dan juga kadang-kadang karena masalah sistitis interstisial. Dengan asupan magnesium yang mencukupi tubuh berguna untuk menhindarkan tubuh dari masalah kandung kemih ini.

Infeksi saluran kemih biasanya dimulai dari uretra dan kandung kemih, dan berkembang ke ureter dan ginjal apabila tidak diobati. Sebuah infeksi kandung kemih adalah jenis yang paling umum dari ISK.

ISK dapat berakibat fatal yang merusak fungsi ginjal dan, Gejala ISK yang umum terjadi pada orang dewasa yaitu mual, muntah, nyeri di tulang rusuk, menggigil, perubahan hormonal dan tubuh mengalami demam.

Mengkonsumsi suplemen magnesium dapat membantu mengatasi masalah infeksi saluran kemih. Sumber: Livestrong.com (bahasa inggris)

15. Mengaktifkan enzim

Magnesium berperan dalam membantu meningkatkan produksi energi dalam tubuh, serta aktivasi enzim untuk memproduksi sel energi di dalam tubuh. Tanpa magnesium, tubuh Anda tidak bisa dengan baik untuk mencerna makanan.

Tubuh membutuhkan magnesium mineral, untuk membantu proses pencernaan makanan, membantu mengatur tembaga, kalium, seng, vitamin D dan kadar kalsium, dan mengaktifkan enzim yang dibutuhkan tubuh. Kacang-kacangan, biji-bijian dan sayuran berdaun hijau mengandung magnesium.

Magnesium mengaktifkan enzim, membantu tubuh menyerap dan menggunakan lemak, protein dan karbohidrat, menurut Carolyn Dean, gelar M.D., penulis "The magnesium Miracle" dan direktur medis dari Nutritional Magnesium Association.

Magnesium sangat penting untuk sintesis enzim protein dan membantu mengkatalisis reaksi kimia dalam tubuh, seperti mengatur suhu tubuh. Mengaktifkan enzim sanagt penting agar tubuh mampu mencerna dan memecah makanan menjadi partikel yang lebih kecil untuk akhirnya dijadikan energi tubuh.

Magnesium memproduksi dan mengangkut energi selama proses pencernaan. Magnesium mengaktifkan enzim yang disebut adenosin trifosfat. Menurut Carolyn Dean, magnesium bekerja untuk menghasilkan dan menyimpan energi. Tanpa magnesium, tidak ada energi atau gerakan di dalam tubuh, yang berarti tidak ada kehidupan.

Jangan mengkonsumsi suplemen magnesium tanpa persetujuan seorang dokter. Suplemen magnesium bisa beresiko mengganggu pada beberapa jenis antibiotik (yang juga sedang digunakan), pada obat tekanan darah, obat tiroid, obat diabetes, hingga menganggu proses terapi penggantian hormon.

Jangan juga menggunakan suplemen magnesium jika Anda sedang terkena penyakit jantung dan ginjal. Sumber: Livestrong.com (bahasa Inggris)



Sumber makanan yang mengandung magnesium tinggi :

1. Buah Alpokat. Magnesium yang terkandung di dalam buah alpokat bisa bermanfaat untuk menjaga kesehatan jantung.

2. Rempah-rempah merupakan bumbu makanan yang mengandung magnesium. Rempah-rempah tinggi magnesium seperti kemangi, serai dll.

3. Susu. Produk susu yang mengandung magnesium adalah yogurt, keju dan lain-lain.

4. Labu merupakan buah yang paling kaya akan kandungan magnesium.

5. Tomat mengandung magnesium, yang biasanya diolah dengan mencampurkan tomat di dalamnya.

6. Ikan. Hampir semua jenis ikan termasuk dalam sumber makanan yang mengandung magnesium. Selain itu ikan kaya akan vitamin dan protein yang sangat dibutuhkan oleh tubuh.

7. Kacang-Kacangan. Sumber magnesium dari jenia kacang-kacangan seperti kacang almond, kacang kenari, kacang tanah, kacang mete, kacang kedelai, dll.

8. Sayuran Hijau yang termasuk dalam golongan makanan yang mengandung magnesium yaitu bayam, brokoli dan selada.

9. Biji-bijian. Salah satu makanan biji-bijian yang mengandung magnesium  yaitu biji bunga matahari.

Dosis dan efek samping magnesium

Efek samping dari magnesium cukup jarang, tetapi terlalu banyak magnesium bisa beresiko menyebabkan diare, karena sifat magnesium yang mengandung obat pencahar.

Jika Anda mendapatkan zat magnesium bagi tubuh dari suplemen, ada beberapa kemungkinan efek sampingnya, seperti masalah diare. Adapun orang yang mengalami masalah ginjal harus menghindari mengonsumsi suplemen magnesium tanpa berkonsultasi dengan dokter.

Cara mengobati kekurangan gizi magnesium

Anda harus mengikutsertakan menu sayuran, kacang-kacangan, dan biji-bijian pada menu makan Anda. Makanan-makanan ini memiliki kadar magnesium yang tinggi. Anda mungkin memerlukan suplemen magnesium, tetapi waspadalah karena tidak semua suplemen magnesium dibuat sama.

Terdapat banyak tipe suplemen magnesium berbeda dan masing-masing mempunyai kadar penyerapan yang berbeda juga. Seperti, sebuah suplemen magnesium mengandung 200 mg magnesium, tidak berarti semua 200 mg tersebut terserap ke dalam tubuh. Bicarakan dengan dokter mengenai resep penggunaan suplemen magnesium.


Mohon Share:


Tips Aktifitas Sehari-hari

Tips Pendidikan dan Kesehatan Anak

Tips Makanan dan Minuman

Penyakit dan Gangguan